Us VS Rain

Wednesday, February 4, 2009

| 25 komentar
Hari ini hari iang penuh perjuangan bagi beberapa anak ipa empad, pasalnya yang katanya pak ghofur sebagian besar dari kami ini habis road to surabaya tapi harus gelawan ujan deras yang aku denger dari berita kemaren (selasa.red) surabaya bakalan diguyur ujan terus dalam beberapa hari ini.



Bermula dari beberapa hari yang lalu ada mahasiswa dari unair, lebih tepatnya fakultas farmasi unair yang mempromosikan fakultasnya dan mengumumkan bahwa di fakultasnya bakalan ada olimpiade farmasi. Nah menurut pengalaman medspin beberapa waktu lalu terbesit dalam otakku pengen ikutan lagi. Yah, sempet ragu-ragu juga sih tapi akhirnya dimantapkan juga. Nah aku pikir kayak medspi kemaren anak ipa empat nggak bakalan ada yang tertarik. Eh, ternyata pikiran ku salah besar. Sebagian besar dari kami malah pengen banged join. Yah walau pun bisa dikatakan cari pengalaman dan buat have fun. Tapi salut deh buat temen-temen.

Siang tadi kami yang entah kenapa akhir-akhir ini demen banget nongkron di ruan BK (bukan BastardKids, red) meminta ijin sama guru BK kami bapak Gatot buat meluncur ke Unair bahwasannya emang semalem kita udah bikin janji sama mbak unair buat mengunjungi kampusnya siang ini. Yah, manusia emang cuman bisa bikin rencana dan Tuhan yang menentukan. Dari sekolah aku sama agito meluncur ke rumahku buat ngambil sesuatu terus ke rumah mala di kawasan sambi kerep buat ngambil kartu pelajar sama uang pendaftaran dan ngasih titipanya mbobh (astri, red) buat mala. Terus mampir dulu ke rumah itak buat numpang sholat. Nah, ternyata ujan deras iang ngga dijemput datang.

Dengan sedikit bonek aku dan itak meneruskan perjalanan. Sampai di daerah pasar asem tak sengaja anita melihat motor dengan stiker bart simpson yang notabene punya anggik gondoel yang ternyata lagi bawa beras lima kuintal. Kasian anggik... Tapi Anggi dan buntelan di belakangnya (hehehe, maaf iah leh..wkwkwkw) juga nggak gentar sama ujan. Yah, meskipun aku juga agak nggak nyaman sama payung yang tak bawa karena berkibar ketiup angin. Sampai di daerah Basuki Rahmad aku sama agito "ngiyup" bentar dan melihat Lia sama Epi yang kebetulan melintas di daerah situ.


Akhirnya dengan susah payah kami pun sampai di Unair kampus B yah sebelumnya mampir dulu di ATM buat ngambil uang (sebel, di sini uang sakuku nggak bisa diambil cuz kalo diambil saldonya tinggal nol). Di sana sudah ada Lia, Epi, Freeday, sama Fidel. Terus dateng Anggi dan Galih, Nggak lama juga disusul Rege sama Entid, terus Hammi sama Riska. Huff, akhirnya kami bisa daftar juga setelah harus melawan ujann deressssss..

OIa, aku, itak, epi, sama gula terus nyonto di daerah maspati deket rumah neneknya agito. enak banged. Kapan-kapan Lu Lu pada harus coba. Kita aja berempat udah ketagihan.

Ada Apa di Hari Terima Rapot...

Sunday, February 1, 2009

| 16 komentar

Kemaren hari yang mendebarkan buat anak - anak ipa papad. Selidik punya selidik ternyata sabtu kemaren tepatnya tanggal 31 Januari 2009 anak-anak mad scientist ini lagi nungguin pembagian rapor hasil belajar dari semester I. Pagi itu surabaya sudah dirundung mendung, hujan gerimis mewarnai ibukota jawa timur ini sejak malam. Tapi keramaian mad scientist nggak mendung kayak langit. Mereka tetep aja jadi orang teramai di sma tercinta.



Pagi itu aku (gembel,red.) agak males berangkat sekolah setelah tahu kalau rapor nggak ada yang bisa ambilin. Alasannya karena mama masih ada acara di Malang dan Papa pagi-pagi udah ada janji. Dengan sedikit kecewa setelah membersihkan diri saya berangkat menuju ke scula dimani gemiris ujan yang bikin saya harus nahan pipis saking ademnya. Sampai di depan pagar sekolah udah ditariki uang seceng buat bayar parkir, biasanya juga parkir gratis. Terus harus bayar SPP di TU, hal yang paling aku nggak suka sejak sd, tapi pagi ini lumayan nggak ngantri. Terbesit rasa iri sama anak-anak iang lainnya, habis cuman aku doang nih yang nggak ditemani ama orang tua.

Oh, ya kita sempet sebel saat kita lagi nungguin para orang tua dari acara rapat yang yakin beliau-beliau juga udah nggak betah di dalam aula. Waktu itu kita lagi, ya ketawa ketiwi bersama kayak biasanya. Tiba-tiba ada salah seorang guru (nggak usah disebut namanya, biar kalau kebetulan beliau baca pasti ngerasa) yang menghampiri kami. Kirain mau tanya-tanya tentang rapotan. Yah, biasa kita kan selalu penuh dengan pikiran positif. Eh, ternyata beliau-nya malah mengkritik penampilan kami. Yang bilang kita nggak bisa banggain sekolah karena penampilan kita yang pakek sandal jepit (padahal bukan swallow atau sky way ini ) dan nggak pantas disamain ama anak es em a tengah. Yang katanya kita pake jelana jeans ketat lah yang nggak pantes buat dipake di area sekolah (perasaan anak es em a tengah juga nggak bisa lepas dari celana jeans deh). Kalau boleh kita bersuara, nggak usah gitu lah pake istighfar segala. Kita kan jadi tersinggung, oke kalau emang beliau-nya mau nyamain kita sama anak es em a tengah bukan berarti dari segi fisik dan penampilan, kalau emang beliau mau nuturi kita tentang kita tuh harus sepintar anak es em a tengah yang emang terkenal pinter okelah kita terima.

By the way gimana rapor anak-anak ipa empad nih...?

THE ADVENTURE BEGIN

Wednesday, January 21, 2009

| 30 komentar

>>> SETELAH POSTING ROAD TO ANGGI PALACE

saat istirahat seharian sehabis perjalanan jauh SBY-MLG inilah yang terjadi

1.perang kentut tanpa akhir

2.turnamen PS2 bejat yang berakhir tragis buat saya

3.masak-memasak yang kacau balau

4.curhat dan cerita2 + nggosip ala anggi 

5.canda tawa tanpa henti ( saya korban utama)

6.ngenet lewat hp donlot cerita stensilan ( kerjaan si bajoel nular ke anak2 kecuali saya)

7.jalan 2 ke coban rondo pada hari berikunya

INILAH SEKILAS FOTO2 BOCAH2 GEMBLUNG MAD SCIENTIST DI BEBERAPA SPOT DI MALANG DAN SEKITARNYA.. 










sebenernya masih banyak foto2 yang nguakak bin huaram!! tapi berhubung blom diupload dari hapenya bajoel ama rujak jadi blom isa dipasang !! nyusul ae!!T.T

ROAD TO ANGGI PALACE

| 8 komentar
Surabaya,19 Januari 2009 adalah hari Senin,gak biasanya bocah2 biadab mad scientist ndak ngrusuh di smalven tercinta.. Maklumlah libur semester pertama udah menjelang.Saatnya berdansa dalam nikmatnya dunia masa muda.Sebenernya anak 2 ada planning ziarah ke wali 2(ampel dan giri) dilanjut njujuk ke malang.Manusia bolehlah menentukan tapi Tuhanlah tetap yang menentukan segalanya …beberapa hari sebelom hari H rencana itu bubar.Akhirnya ada plan B dari saudara Anggi yang menginvite kami ke neraka eh… malang city.Banyak yang langsung berminat tapi lagi2 rencananya agak kaco…. Namun setelah melewati beberapa perundingan yang cukup alot (dengan bantuan provider indosat,telkomsel)akhirnya berhasil dirumuskan satu rencana matang berupa serangan fajar ke Anggi Palace di kota Malang nan jauh disana.Ternyata anggota squadron 4 mad scientist gak banyak yang bisa ikut menginvasi Anggi Palace. Akhirnya terkumpul beberapa orang pasukan yaitu Commander Anggi.Z,Luitenant Nelson.V dan Wahyu.A,General Rozy .Z , Captain M.Ardi , yang paling penting Galih .R sebagai Pembantu Umum wakakakakaka. Serangan fajar berubah menjadi serangan kesiangan gara2 Ardi yang lupa membawa perbekalan… Kami sempat dikagetkan dengan lokasi pemberangkatan(SMA 11) yang diinvasi rombongan bocah SD yang juga mau pergi entah kemana!!Setelah mengambil perbekalan Ardi yang tertinggal kami berangkat dari rumah saya (Galih.red).Baru 5 menit berangkat anak2 udah ngoceh “shit.my fuckin ass getting hot !!!!”. ( tentu saja dengan bahasa suroboyoan yang koplo seperti biasa).Lagi2 kami dipaksa menunggu Ardi yang ngisi bensin 30.000 ( Galih diperas 10.000 buat urunan sial !!) untung harga bensin udah turun. Sesampainya di Sidoarjo kami dikejutkan dengan kecelakaan ganas yang terjadi di depan kami ( ibu2 bersepeda jatuh.red). Wahyu yang punya reputasi sebagai kaum agamis malah nguakak ngetawain bukannya berdoa ato ngapain gitu. Akhirnya medan berat udah menanti di depan mata.Kemacetan gara2 lumpur Lapindo laknat membuat kami melewati jalan berbatu untuk menghindari kemacetan dan mempersingkat waktu. Ndak kalah dengan atraksi mobil 4WD yang melintas di jalan off road di Tipi2 motor kami menerobos jalan terjal bergronjal di sepanjang porong.Ardi tak henti2 melihat ke arah shock breakernya karena takut jebol setelah ditumpangi beras 5 kintal! Bahkan Rujak alias Rozy meyebut Ardi membawa rombong rotinya!Sialan!!Sekitar 1 jam melintas di jalur off road akhirnya sampai juga di jalan mulus(walau gak semulus badan ozawa miyabi).Setelah sampai di Prigen kami berhenti sejenak tanpa turun dengan niatan memulangkan Galih ke rumahnya (Taman Safari.red),namun karena ditolak pihak kebun binatang yang tidak menerima gajah liar yang belum jinak,kami terpaksa membawanya ikut ke Malang.Di Purwosari keluhan anak2 tentang bokong panaspun semakin menjadi2.Sampai di kota Malang ternyata kita ndak tau dimana Anggi Palace.Namun berkat penerawangan saudara Anggi dan bantuan navigator Rujak jalan kesana berhasil ditemukan. Sebelum sampai ke sana ternyata syndrom bokonngus puanasus ini ndak bisa ditahan. Kami berhenti di bawah pohon beringin besar dan membeli es aneh!! Ardi dengan kejamnya memvonis harga es cukup 1000 rupiah.Dengan sedikit ngresulo alias nggondok bin nggerundel pak penjualnya rela melayani walu hanya mbayar 1000.Es yang rasanya mirip dawet(Cuma mirip,bukan dawet) itu lumayan enak tapi masih lebih enak anunya eh esnya Pak Toha(ya iya lah harganya aja 1000 minta enak !!)Setelah cukup menyiksa penjual es itu kami melenggang pergi sok tanpa dosa.. ( maklum es sebanyak itu dibayar cuman 1000,kami beli 5 mangkok) meninggalkan segenap luka bagi pak tua yang menjualnya.(orangnya bisa bangkrut kalo yang beli kayak Ardi semua).Finally we’re find our destination called Anggi Palace!! Rumah berpagar hijau bercat pink dengan mobil american muscle merah didepannya ( punya tetangga yang diketahui bernama Pak Lukman).Sesampainya disana ternyata kunci rumahnya nggak ketemu!! Setelah mencoba semua kunci yang ada di kantung kunci anggi(ada 100 buah) akhirnya kami bisa masuk juga.Owh nyamannya..Rumah yang bertingkat 2 ini bisa dibilang sederhana namun komplit.3 kamar berspringbed, 2kamar mandi yang bersih.dapur berkompor gas. kolam renang standard olimpiade lengkap dengan jakuzzi nya.studio musik bertaraf rekaman.home teathre lengkap.sport centre dan gym di belakang rumah.(4 hal yang disebutkan terakhir belum dibangun) huahahahahaha.Tapi emang rumah ini nyaman alias comfort bgt!! Ya begitulah perjalanan ke Anggi Palace .. Buat yang penasaran kejadian sampe tragedi yang kami alami disana,baca aja posting berikutnya yang berjudul The Adventure Begin!!